Fengshui sering
diterjemahkan menjadi ‘Geomansi’. Istilah ini sebenarnya kurang tepat, karena pengertian Geomansi adalah ilmu meramal yang didasarkan pada pengamatan garis-garis atau gambar-gambar. Pada kenyataannya, fengshui tidaklah cukup dengan hanya mengamati gambar atau garis (cetak biru) sebuah design bangunan saja, lebih dari itu, seorang analis fengshui harus turun ke lapangan tempat sebuah bangunan akan atau telah didirikan, untuk mengamati secara langsung arah dan keadaan lingkungan di sekitarnya, serta bagaimana pengaruh lingkungan tersebut terhadap bangunan itu secara langsung.
Keadaan jalan, kolam, danau, pergunungan, jembatan, menara pemancar, menara tegangan tinggi, bentuk bangunan lain di sekelilingnya, kadar curah hujan setempat, kelembaban udara, struktur tanah, kecepatan angin, serta tingkah laku kehidupan sosial yang berada di sekitarnya, semuanya itu akan memberikan pengaruh baik atau buruk secara langsung terhadap sebuah bangunan, dan secara tidak langsung terhadap orang-orang yang tinggal di dalam bangunan tersebut.



